Jumat, 09 Maret 2007

Ini bukan milikku

Setelah Umar bin abdul azis menguburkan Sulaiman bin abdul malik, dia mendengar bumi bergemuruh. Ternyata itu adalah kendaraan – kendaraan ke khalifahan yang terdiri atas kuda besar, kuda pacu dan kuda tunggangan. Sedangkan pada setiap tunggangan terdapt seorang pemandu. Umar berkata, “Apakah semua ini?” Mereka menjawab, “Ini adalah kendaraan kekhalifahan wahai Amirul Mukminin, siapa untuk engkau kendarai..” Umar berkata," Apa hubungannya denganku, singkirkanlah semua itu dari aku, kudaku lebih layak untuk dikendarai.” Kemuadian seorang kepala polisi berjalan kedepannya dengan sebuah tombak. Umar berkata kepadanya,” Minggirlah kamu dari aku , ada perlu apa kamu dengan semua ini. Sesungguhnya aku hanyalah seorang laki-laki biasa dari kamu muslimin."

Ada suatu kebiasaan apabila meninggal seorang khalifah, semua pakaian dan wewangian yang dipakainya diperuntukan bagi anak – anak, sedangkan pakaian dan weangian yang belum dipakainya diperuntukan bagi khalifah sesudahnya. Ketika Umar bin Abdul Azis menjadi khalifah, datanglah keluarga Sulaiman bin Abdul Malik seraya berkata,”Barang – barang ini untuk kamu, dan ini untuk kami.” Umar berkata kepada mereka,”Apakah ini dan apa pulakah itu?” Mereka berkata,” Ini pakaian dan wewangian yang dipakai oleh khalifah, maka ini untuk anak – anaknya. Sedangakan pakain dan wewangian yang belum dipakainya diperuntukan bagi khalifah sesudahnya, maka ini untuk engkau.” Umar berkata kepada mereka,”Ini semua bukanlah milik aku, dan bukan pula milik Sulaiman, juga bukan milik kalian. Masukanlah semua barang – barang ini ke Baitul Mall kaum muslimin.”

0 komentar:

Posting Komentar

dimohon isi komentar anda, Syukur ada yang mau ngasih kritik yang membangun, untuk membangun silaturahmi